Dua menit yang singkat, namun sangat berpengaruh dalam batinnya kali ini. Riani termangu, duduk diam selagi tangannya masih menggenggam ponsel. Benda berharganya itu berkedip-kedip menandakan kehidupannya yang akan segera berakhir, lalu beberapa detik kemudian ponselnya tewas dengan sukses. Riani berharap hati dan perasaannya bisa seperti ponselnya yang bisa diisi ulang, tapi dia tahu hati manusia [...]
Archive for the ‘Roman (Picisan)’ Category
Lahir, Hidup, lalu Mati
Posted in Roman (Picisan) on 9 August 2008 | 7 Comments »