PROLOG:
Sudut pandang ketiga pun bisa jadi personalitas yang unik.
***
Malam Sabtu, 8 Agustus 2008, pukul 23:48 WIB. Saat itu Riani sedang duduk sendirian di depan komputernya. Ponselnya tergeletak di atas meja komputer dengan kondisi Opera Mini menyala. Sementara itu, WMP-nya memutar lagu-lagu yang berhasil dia download tadi sore di kampus dengan koneksi secepat siput. Ya, ritual [...]
Archive for the ‘Intermezzo’ Category
Bangkit dari Kubur
Posted in Intermezzo on 9 August 2008 | 2 Comments »
Dari Temen Jadi Demen… Gak Taunya Cuma Bisa Mendem
Posted in Intermezzo, tagged ga penting on 18 March 2008 | 17 Comments »
Ketemu seseorang lalu jadi suka… itu manusiawi.
Mencintai dan menyayangi orang yang disuka… itu manusiawi.
Tapi gimana kalau kondisi dan situasi lingkungan nggak memungkinkan…
bahkan yg lebih buruk: nggak mengizinkan rasa itu untuk tumbuh?
Sakit.
Tapi apa mau dikata. Kadang mengorbankan diri sendiri itu harus demi kebaikan semua pihak, termasuk membunuh perasaan yang sedang tumbuh subur.
*melankoliskeparatmodeON*
T&J
Posted in Intermezzo, tagged ga penting on 3 March 2008 | 3 Comments »
Sedang asyik blogwalking, saya menemukan kuesioner ini:
1. Sebagai penulis, kalau kamu hanya bisa digolongkan pada satu genre saja, genre apakah itu?
~ petualangan/adventure
2. Tapi sebenarnya kamu lebih suka menyebut dirimu sebagai penulis dengan genre:
~ penemuan jati diri. saya lebih suka membuat cerita tentang proses bagaimana seseorang berubah menjadi lebih baik dengan introspeksi diri melalui segala permasalahan [...]